Ketua Komisi II Sebut Seleksi Dirut Transpakuan dari Kelima Orang Dinilai Tak Ada yang Layak

Sorotrakyat.com | Kota Bogor – Proses seleksi pimpinan Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor masih berlangsung. Sejauh ini ada lima orang nama yang sudah lolos seleksi administrasi dan akan mengikuti seleksi Uji Kelayakan Kepatutan (UKK).

Namun, seleksi yang berlangsung ini mendapatkan sorotan tajam dari Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Rusli Prihatevy.

banner 325x300

Dimana menurut Rusli, dari lima orang yang lolos tidak ada yang memiliki kelayakan untuk memimpin PDJT kedepannya. Hal itu dikarenakan tidak ada calon direksi yang memiliki latar belakang ahli dalam bidang transportasi.

“Perlu digarisbawahi dalam menetapkan ini (Dirut PDJT, red) kiranya harus mempunyai dasar atas latar belakang bidang trasportasi, ini paling penting. Apabila tidak ada yang memiliki dasar itu, Pansel harus mangkaji ulang dan tidak gegabah dalam memutuskan,” tegas Rusli, Minggu (14/11).

Pentingnya seorang ahli bidang transportasi dalam mengelola PDJT, dijelaskan oleh Rusli agar kedepannya tidak ada lagi masalah-masalah yang muncul dalam pengelolaan perusahaan pelat merah ini.

Berbagai kebijakan dalam pengelolaan bus Transpakuan juga perlu dikelola oleh seorang pemimpin yang mengerti moda transportasi.

“Karena jelas PDJT hari ini tidak punya keuangan yang sehat jadi perlu nakhoda yang handal dan konsen. Karena tujuan direksi nanti adalah mengembalikan marwah PDJT sebagai BUMD Kota Bogor, selain memberikan kontribusi tentunya menghadirkan pelayanan yang ramah dan nyaman bagi warga,” ujar Rusli.

Dengan kondisi yang saat ini tergambarkan, Rusli menegaskan bahwa sebaiknya para peserta ini jangan ada yang diloloskan. Sehingga nantinya bisa dibuka lagi proses seleksi demi mencari calon bos Transpakuan yang lebih kompeten,” pungkasnya. (Red)

Editor & Penerbit : Den.Mj

Baca Juga:  Rp107 miliar, Blok F Trade Center Akhirnya Diresmikan Bima

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *