ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGAster Putri Bogor Raih Juara 3 dan Top Scorer Piala Sekjen Jabar 2026Sorot Rakyat
Berita

Muslim Arbi : KPK di rusak Firli dan MK di rusak Anwar Usman

Sorot Rakyat • 24 Nov 2023 • 20:34 WIB
Sorotrakyat.com | Nasional – Dalam Catatan Jumat Pagi 25 Nopember 2023, Muslim Arbi sebagai Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu (GPKIB) menyikapi prihal pimpinan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) saat ini Firli Bahuri dan ketua MK (Mahkamah Konstitusi) Anwar Usman yang sudah diberhentikan. Setelah Anwar Usman di copot dari ketua MKMK yang di pimpin Jimli […]

Sorotrakyat.com | Nasional – Dalam Catatan Jumat Pagi 25 Nopember 2023, Muslim Arbi sebagai Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu (GPKIB) menyikapi prihal pimpinan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) saat ini Firli Bahuri dan ketua MK (Mahkamah Konstitusi) Anwar Usman yang sudah diberhentikan.

Setelah Anwar Usman di copot dari ketua MKMK yang di pimpin Jimli Asshidiqie, kini giliran ketua KPK Firli Bahuri ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya atas kasus pemerasan yang di laporkan oleh mantan Mentan Yasin Sahrul Limpo.

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

Kedua lembaga yang lahir dari Reformasi 1998 tersebut rusak di Era Jokowi. Dan kedua lembaga itu dipimpin oleh orang-orang yang tidak kredibel.

Muslim Arbi menyampaikan bahwa di era Jokowi, KPK di bonsai dengan Revisi UU KPK. Sehingga KPK di bawah kendali langsung Presiden Jokowi melalui Dewan Pengawas (Dewas). Tapi ternyata Presiden dan Dewas tidak dapat mengontrol Firli. Dan Firli pun akhir nya di tetapkan tersangka.

“Akan hal nya Mahkamah Konsitusi (MK). Setelah di pimpin oleh Anwar Usman yang adalah adik ipar Jokowi. Hampir semua keputusan MK seakan tunduk kepada Istana. Tunduk pada kepentingan Kakak Ipar nya Anwar Usman,” ujarnya kepada redaksi sorotrakyat.com.

“Terakhir Anwar Usman mengakomodir kakak Ipar nya Jokowi. Dan memuluskan Anaknya Jokowi Gibran Rakabing Raka sebagai Cawapres. Jadi tak dapat di pungkiri. MK telah berubah menjadi Mahmakah Keluarga. Bukan Mahkamah Konsitusi yang mengawal kepentingan Rakyat untuk mengontrol konsitusi lagi,” sambungnya.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis

Disebutkan juga oleh Direktur GPKIB, diera Firli, Laporan tentang Dugaan Gratifikasi yang di lakukan terhadap Gibran dan Kaesang oleh Dr. Ubeidillah Badrun, Tidak terusut. Dinilai karena KPK di bawah Presiden Jokowi langsung.

Baca Juga:  Belajar dari Musibah! Wali Kota Bogor Tegaskan Aturan Garis Sempadan Sungai

“Apakah mungkin Jokowi membiarkan KPK mengusut dan menangkap Anak-anak Jokowi Gibran dan Kaesang? Di sini laporan Ubei (kawan-kawan menyebut) nya. Mandeg. Dan tidak terdengar lagi meski waktu itu KPK di sambangi oleh Tokoh Reformasi Amien Rais dkk. Penulis juga ikut. Firli tidak bergeming sampai di tetapkan tersangka,” ungkap Musim Arbi.

“Jadi persoalan KPK dan MK di era presiden Joko Widodo saat ini sangat memprihatikan. KPK melindungi Anak-anak Jokowi dari laporan Dugaan KKN. MK memuluskan Putera nya Jokowi sebagai Cawapres,” jelasnya.

“Apa iya? KPK dan MK yang lahir dari Rahim Reformasi yang di gerakkan oleh Mahasiswa dan Rakyat hanya mengabdi kepada kepentingan Joko Widodo dan Keluarganya?,” ucap Muslim.

“Semua kembali ke Mahasiswa dan Rakyat untuk mengembalikan Marwah dan Peran KPK dan MK ke Khittoh semula yakni: Demi Kepentingan Rakyat-Bangsa dan Negara. Jokowi harus tanggung jawab atas kerusakan KPK dan MK saat ini,” pungkasnya. (Red)

Editor & Penerbit: Den.Mj