SOROTRAKYAT.COM | KOTA BOGOR — Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memberikan peringatan keras kepada ratusan pelajar mengenai bahaya laten judi online (judol), pinjaman online (pinjol), hingga aksi perundungan (bullying) yang kian marak.
Hal tersebut disampaikannya saat bertindak sebagai inspektur upacara bendera di SMA Negeri 3 Kota Bogor, Senin (9/2/2026). Dedie menekankan bahwa kemudahan akses teknologi melalui gawai bak pisau bermata dua yang bisa menjerumuskan siswa pada perilaku menyimpang.
“Ikut judi adalah sebuah kebodohan. Walaupun menang sesekali, setelah itu pasti jatuh,” tegas Dedie di hadapan para siswa dan guru.
Ancaman Hukum bagi Pelaku Perundungan
Tak hanya soal judi, Dedie juga menyoroti perilaku perundungan dan pemalakan yang sering terjadi di lingkungan sekolah. Ia mengingatkan bahwa Kota Bogor telah memiliki Tim SIGAP yang bekerja sama dengan Polresta Bogor Kota untuk menindak tegas pelaku secara hukum.
“Jika ada korban perundungan atau anak yang suka memalak, segera laporkan! Tidak boleh ada anak-anak yang melakukan bullying. Tim SIGAP akan memproses secara hukum,” ujarnya lugas.
Krisis Iklim dan Kelola Sampah
Selain isu sosial, Dedie mengajak generasi muda untuk peduli pada lingkungan. Menurutnya, masa depan yang cerah hanya bisa diraih jika alam tetap terjaga. Ia menyoroti fenomena climate change dan climate disaster yang dipicu oleh buruknya pengelolaan sampah.
Ia mengimbau tenaga pendidik untuk memberikan edukasi nyata mengenai pemilahan sampah di sekolah. “Kebiasaan membuang sampah harus diperbaiki menjadi kebiasaan mengolah dan memilah. Pengelolaan sampah yang buruk mempercepat peningkatan suhu bumi,” pungkasnya. (FY)
#KotaBogor #DedieRachim #StopBullying #AntiJudiOnline #SMAN3Bogor #LingkunganHidup #BogorSigap #PendidikanKarakter
Editor & Penerbit: Den.Mjj













