ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGAster Putri Bogor Raih Juara 3 dan Top Scorer Piala Sekjen Jabar 2026Sorot Rakyat
Berita

Aksi Geulis Dinkes Kota Bogor Raih Penghargaan Internasional INA TIME 2023

Sorot Rakyat • 04 Sep 2023 • 20:13 WIB
Sorotrakyat.com | Kota Bogor – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menggelar Koordinasi Lintas Program dan Lintas Sektor Screening TBC dan Sosialisasi  Aksi Geulis (Akselerasi Gerakan Eliminasi Tuberkulosis) di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Senin (4/9/2023). Aksi Geulis merupakan inovasi dari Dinkes Kota Bogor. Gerakan ini dilakukan bersama dengan stakeholder mulai dari Puskesmas, Kelurahan, Kecamatan […]

Sorotrakyat.com | Kota Bogor – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menggelar Koordinasi Lintas Program dan Lintas Sektor Screening TBC dan Sosialisasi  Aksi Geulis (Akselerasi Gerakan Eliminasi Tuberkulosis) di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Senin (4/9/2023).

Aksi Geulis merupakan inovasi dari Dinkes Kota Bogor. Gerakan ini dilakukan bersama dengan stakeholder mulai dari Puskesmas, Kelurahan, Kecamatan dan OPD terkait dengan memanfaatkan informasi berupa aplikasi pemetaan Tuberkulosis guna membantu pelacakan dan pemantauan TBC.

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

“Alhamdulillah Aksi Geulis baru saja mendapatkan penghargaan di ajang Indonesia  Tuberculosis International Meeting (INA-TIME) 2023,” ujar Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno.

Retno sapaan akrabnya mengatakan, sosialisasi Aksi Geulis ini digelar sebagai upaya menekan angka kasus TB di Kota Bogor yang pada 2022 naik menjadi 200 persen dan kasus TB anak naik menjadi 300 persen. Terdapat lima inovasi yang terdapat pada Aksi Geulis.  

Pertama, membuat Rencana Aksi Daerah (RAD) TBC Kota Bogor ini salah satu strategi dan wujud komitmen dari Pemkot Bogor. Kedua, membentuk tim percepatan eliminasi TBC dari lintas sektor, lintas program dan fasyankes. Ketiga, membuat aplikasi si Geulis.

“Aplikasi ini memetakan penderita Tuberkulosis dalam hal pelacakan, pemantauan dan faktor risiko. Keempat, mengaktifkan RW siaga dan kelima, menyediakan RS rujukan TB resisten obat yakni RSUD Kota Bogor,” jelasnya.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis

Ia melanjutkan, banyak perubahan yang terjadi setelah intervensi dengan proyek perubahan Aksi Geulis di Kota Bogor yang dapat memberikan kontribusi langsung terhadap reformasi birokrasi tematik. Mulai dari menurunkan risiko penularan kasus TBC sensitive obat maupun TBC resisten obat, menurun risiko stunting pada anak balita, efisiensi waktu dan biaya rujukan dan efisiensi biaya pengelolaan program.

Baca Juga:  Dedie Rachim Beri Motivasi Pramuka Kota Bogor di Pembukaan Jamnas ke-XI

“Aksi Geulis memudahkan pelacakan kontak, melakukan pemantauan dan mengetahui data penderita pasien TB di setiap wilayah alias berdasarkan zonasi, bisa diakses secara real time dan bisa dilakukan intervensi langsung kepada pasien,” katanya. (Red)

Editor & Penerbit: Den.Mj