ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGWacika Lembur: Hadirkan Solusi Air Bersih Berkeadilan di Pelosok CianjurSorot Rakyat
Berita

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Gelar Bazar Pangan Murah di 8 Kecamatan

Sorot Rakyat • 11 Okt 2022 • 17:00 WIB
Sorotrakyat.com | Bandung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, di antaranya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan fokus pada penanganan inflasi. Salah satu terobosan yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan adalah melaksanakan bazar pangan murah dan pemberian bantuan beras kepada masyarakat yang masuk kategori rentan rawan pangan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung […]

Sorotrakyat.com | Bandung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, di antaranya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan fokus pada penanganan inflasi. Salah satu terobosan yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan adalah melaksanakan bazar pangan murah dan pemberian bantuan beras kepada masyarakat yang masuk kategori rentan rawan pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung Ir. Ina Dewi Kania, M.P., menyatakan bazar pangan murah digelar di beberapa wilayah di Kabupaten Bandung.
“Terutama kita fokus dulu di wilayah-wilayah yang desa rentan rawan pangan,” kata Ina Dewi saat menghadiri launching program PUAS (Petani Menjual Langsung ke Konsumen) di Hotel Grand Sunshine Soreang, Selasa (11/10/2022).

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

Menurutnya, pelaksanaan bazar pangan murah ini bisa diakses oleh kecamatan atau desa-desa yang memang memerlukan untuk pelaksanaan bazar murah pangan di lapangan tersebut.
“Kita akan datang, kita akan suport, karena itu (bazar pangan rumah) dilakukannya juga oleh para pelaku di wilayah Kabupaten Bandung itu sendiri yang tergabung dari toko tani Indonesia dengan menggelar produk dibawah harga pasar,” kata Ina Dewi.

Dikatakannya, pelaksanaan bazar pangan ini untuk sementara fokus di delapan kecamatan, yakni Ibun, Kertasari, Pacet, Ciparay, Cimaung, Pangalengan, Ciwidey, dan Kecamatan Pasirjambu. “Tapi bila kecamatan atau desa lainnya memerlukan, insya Allah siap kita bantu,” katanya.

Ina Dewi mengatakan bahwa kenapa fokus di delapan kecamatan itu, karena masuk desa rentan rawan pangan. Menurutnya, dalam pelaksanaan bazar pangan murah itu, misalnya beras yang dihasilkan dari produk Kabupaten Bandung sendiri.
“Dari teman-teman toko tani Indonesia. Misalnya, beras premium bisa dijual diangka Rp 10.000/kg, kemudian telur dari peternak kita, dengan dijual dibawah harga pasar, misalnya di pasar harganya Rp 25.000/kg, sementara di bazar pangan murah dijual Rp 22.500/kg, Itu fluktuatif dan tergantung pada harga pasar pada saat itu,” katanya.

Baca Juga:  Jajaka Pinilih 1995, Dr Kun: Brain, Beauty & Behaviour harga mati bagi 15 Pasang Finalis Pasanggiri Moka Kota Bogor 2023

Namun disinggung sampai kapan pelaksanaan bazar pangan murah ini dilaksanakan, Ina Dewi mengatakan, untuk saat ini stoknya masih ada, terutama menjelang hari-hari besar, biasa harga-harga kebutuhan pangan naik dan pihaknya siap untuk mendukung hal itu.
“Para pelaku usaha maupun para petani juga dilibatkan. Misalnya, bawang merah langsung dari para petani di Cimenyan, kemudian beras dihasilkan dari Ciparay, Rancaekek dan daerah lainnya,” katanya.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis

Ina Dewi juga lebih lanjut mengungkapkan pemberian bantuan beras kepada 20 desa di 8 kecamatan tadi itu, berasal dari cadangan pangan daerah Kabupaten Bandung. “Itu dialokasikan untuk lebih meringankan kepada daerah atau desa yang masuk rentan rawan pangan, dan itu tidak didasarkan dari bahwa suatu wilayah itu menghasilkan produk pertanian saja, tapi daerah itu ada beberapa kriteria atau ada sembilan kriteria, berdasarkan informasi dari Bappenas, sehingga suatu daerah dikatakan daerah rentan rawan pangan,” ujarnya.

Ia mengatakan, suatu wilayah bisa dikatakan rentan rawan pangan, jika mereka tidak siap untuk membeli. “Nanti rencananya, insya Allah di bulan depan dan saat ini masih proses, mudah-mudahan untuk desa yang menjadi sasaran penerima bantuan beras ada tambahan minyak goreng dengan beras, kemarin distribusinya hanya beras saja ke depan, kita tambah dengan minyak goreng,” tuturnya.

Ina Dewi mengatakan, 20 desa di delapan kecamatan tadi yang menerima bantuan beras untuk warga yang rentan rawan pangan itu, sebanyak 9.075 keluarga penerima manfaat. (Red)

Editor & Penerbit : Den.Mj