
SOROTRAKYAT.COM | KOTA BOGOR — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet pencak silat usia dini asal Kota Bogor, Raid Nadhif Lazuar. Di usianya yang baru menginjak 7 tahun, siswa kelas 1 C SDIT Suwarna Bogor ini sukses memborong tiga gelar Juara 1 dalam tiga kejuaraan beruntun sepanjang September hingga Oktober 2026.
Deretan ajang kompetisi bergengsi dari tingkat daerah hingga nasional berhasil disapu bersih oleh Nadhif. Rangkaian prestasinya diawali pada Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Piala Kementerian Kebudayaan RI dan Kesultanan Kanoman Cirebon Championship pada 4–6 September 2026.
Tampil pada kategori Usia Dini 1 (5–8 tahun) mewakili kontingen PS Maung Panca Ti Padjadjaran / IPSI Kota Bogor, Nadhif menunjukkan performa memukau, kedisiplinan tinggi, serta teknik bertarung yang matang di atas gelanggang.
Performa gemilang tersebut berlanjut pada ajang Sobat Gas Pencak Silat Championship di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 8–10 Oktober 2026. Turun di kategori Tanding Usia Dini 1 (UD 1), atlet binaan perguruan Maung Panca Ti Padjadjaran ini sukses melaju hingga partai puncak.
Pada babak final di Gelanggang 2, Nadhif yang menempati sudut biru berhadapan dengan Faris Anggara Cakra Kusuma dari PERSINAS ASAD Cimanggis, Depok. Berkat taktik dan ketenangan bertarung, Nadhif keluar sebagai Juara 1 sekaligus mengamankan medali emas serta sertifikat kejuaraan.
Hanya berselang 15 hari, Nadhif kembali naik ke podium tertinggi pada ajang Indonesia Pencak Silat Santri Championship 2026 Piala Gubernur Banten yang berlangsung di Pondok Pesantren Modern Darel Adzhar, Banten, pada 23–25 Oktober 2026. Berlaga di kategori Tanding Usia Dini 1 Gelanggang 2, ia tampil dominan di partai final dan memenangkan pertandingan dengan skor telak 39–27.
Di balik deretan prestasi tersebut, terdapat komitmen dan latihan disiplin yang konsisten setiap harinya.
“Latihan hampir setiap hari kecuali Rabu dan Senin, karena hari Senin ada latihan Taekwondo di sekolah dan Rabu jadwal Tahfiz,” ungkap Rizki, ayahanda Nadhif, mengenai rutinitas harian sang putra.

Perkembangan teknik dan fisik Nadhif tak lepas dari arahan jajaran pelatih Maung Panca Ti Padjadjaran, Suhaerudin dan Handrian, yang secara intensif mendampingi proses pembinaannya.
“Perasaan kami sangat senang, bangga, dan terharu melihat perjuangannya bisa sejauh ini,” tutur Rizki saat dihubungi media Sorotrakyat.com, Kamis (30/10/2026).
Meski telah mengumpulkan berbagai penghargaan, Nadhif tidak lekas berpuas diri. Sejumlah agenda kejuaraan penting telah dijadwalkan hingga awal tahun mendatang, di antaranya IPSI Cup XI Tasikmalaya (30 Oktober–1 November 2026), Jakarta Nasional Pencak Silat (6–8 November 2026), Silat Edan Sukabumi (13–15 November 2026), dan Kupas Merdeka di Gedung KONI Banten (27–29 November 2026).
Selanjutnya, Nadhif diproyeksikan tampil pada Piala Gubernur di GOR Ciracas (17–20 Desember 2026), BMW Championship Road to Thailand di Bandung (21–24 Januari 2027), serta Pakubumi Open di Bandung (4–6 Februari 2027).
Selaku orang tua, Rizki berharap putranya senantiasa diberikan kesehatan dan keajegan prestasi, serta tetap memegang teguh nilai-nilai luhur dan kebudayaan.
“Harapan kami tentu Nadhif selalu sehat, meraih hasil terbaik di setiap event, dan menjadi kebanggaan keluarga, sekolah, serta perguruan. Bukan sekadar kemenangan, melainkan menjunjung tinggi sportivitas dan terus melestarikan budaya leluhur Padjadjaran: Tandang Nyandang Kahayang Mulang Mawa Kameunangan, Asih Budi Bakti Sakti, (Pergi membawa harapan dan cita-cita, pulang membawa kemenangan; berlandaskan kasih sayang, berbudi pekerti luhur, berbakti, serta memiliki kekuatan sejati),” pungkasnya. (KDR)
#RaidNadhifLazuar #PencakSilatBogor #PencakSilat #AtletMudaBogor #PrestasiKotaBogor #MaungPancaTiPadjadjaran #SobatGasChampionship #SantriChampionship #GORCiracas #PonpesDarelAdzhar #AtletCilikBerprestasi #Juara
Editor & Penerbit: Den.Mj


