Merayakan Hari Purbakala dengan Aksi Nyata: Sinergi Budaya In Situ Lestarikan Warisan, Bangkitkan Kreativitas

Kota Bogor: Jejak Sejarah, Kreativitas Muda, dan Masa Depan Bangsa

Sorotrakyat.com | Kota Bogor – Sinergi Budaya In Situ: “Siapa yang Mampu Menikmati Kenangan Masa Lalunya, Berarti Telah Hidup Dua Kali”.

banner 325x300

Di tengah hiruk pikuk Kota Bogor yang terus berkembang, terdapat kekayaan budaya dan sejarah yang tak ternilai. Salah satu buktinya adalah situs-situs peninggalan Kerajaan Sunda yang tersebar di berbagai penjuru kota. Melihat potensi tersebut, TACB Kota Bogor bersama SMA KOSGORO menyelenggarakan kegiatan bertajuk Sinergi Budaya In Situ dengan tema CULTURE and CREAVITY.

Menjelajah Jejak Sejarah, Merawat Warisan Budaya

situs-situs bersejarah seperti Situs Pasasti Batutulis serta Situs Purwakalih.

Acara ini diawali dengan menjelajahi situs-situs bersejarah seperti Situs Pasasti Batutulis, Situs Purwakalih, dan Bungker Mandiri. Para peserta, yang terdiri dari Anak-anak Literasi, OSIS dan MPK SMA KOSGORO, tidak hanya diajak untuk melihat langsung peninggalan sejarah, tetapi juga terlibat dalam aksi bersih-bersih area situs.

Memperingati Hari Purbakala: Mengenang Masa Lalu, Membangun Masa Depan

Bungker Mandiri.

Puncak acara adalah peringatan Hari Purbakala yang jatuh pada tanggal 14 Juni. Di momen ini, para peserta meniup lilin 111 sebagai simbol peringatan dan mengikuti Seminar Cagar Budaya. Seminar ini menghadirkan narasumber ternama seperti Drs H Dedie A Rachim MA., Dr.Ir.Dewi Djukardi, S.H.,M.H (Tim Ahli Cagar Budaya Kota Bogor), Muhammad Alnoza, S.Hum.M.A (Akademisi) dan Ir.Gatut Susanta.

Seminar Cagar Budaya.

Sinergi Budaya dan Kreativitas Muda

Lebih dari sekadar mengenang masa lalu, Sinergi Budaya In Situ bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya dan sejarah bangsa. Acara ini diharapkan dapat membuka ruang bagi para pemuda untuk mengeksplorasi kreatifitas dan daya imajinasi mereka, serta melihat peluang baru dalam bidang pariwisata dan budaya.

Baca Juga:  DKM Masjid At-Thohiriyah Empang Gelar Rapat, Tegaskan DKM Baru Tidak Sah

Sekilas Tentang Hari Purbakala:

Hari Purbakala diperingati untuk mengenang dibentuknya Oudheidkunde Deinst atau Jawatan Purbakala pada tanggal 14 Juni 1913. Peringatan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa, sebagai sumber inspirasi dan kekuatan untuk membangun masa depan yang lebih gemilang.

Sinergi Budaya In Situ merupakan sebuah langkah nyata untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Dengan semangat kolaborasi dan kreativitas, kita dapat bersama-sama mewariskan kekayaan budaya bangsa kepada generasi penerus. (DR)

Editor & Penerbit: Den. Mj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *