Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan, USB YPKP Latih Staf Desa Arjasari Susun RAB

Kolaborasi USB YPKP dan Desa Arjasari: Tingkatkan Kapasitas Staf dalam Penyusunan Rencana Anggaran Biaya

Sorotrakyat.com | Kab. Bandung – Universitas Sangga Buana YPKP (USB YPKP) Bandung menunjukkan komitmennya terhadap pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Sipil. Pada 8 September 2025, tim dosen USB YPKP melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Arjasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas staf desa dalam menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk proyek pembangunan gedung kantor desa, demi memastikan efisiensi dan transparansi anggaran.

Ketua Tim PKM, Ir. Yanti Irawati, S.T., M.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi masih minimnya penguasaan staf desa terhadap teknik penyusunan RAB yang akurat. “Kesalahan dalam perkiraan RAB dapat berdampak besar pada kualitas dan keberlanjutan proyek pembangunan,” ujar Ir. Yanti. “Dengan perencanaan yang matang, termasuk penyusunan RAB yang tepat, pembangunan kantor desa diharapkan dapat berjalan efisien, sesuai standar, dan memenuhi harapan masyarakat.” Akurasi RAB menjadi kunci untuk menghindari pembengkakan biaya dan memastikan penggunaan dana desa yang optimal.

banner 325x300
Penandatanganan kerja sama antara USB YPKP dan Pemerintah Desa Arjasari. Kaprodi Teknik Sipil USB YPKP, Muhammad Syukri, ST., MT., dan Kepala Desa Arjasari, Rosiman, S.IP., menandatangani surat kerja sama.

Kegiatan PKM ini diawali dengan penandatanganan kerja sama antara USB YPKP dan Pemerintah Desa Arjasari. Kaprodi Teknik Sipil USB YPKP, Muhammad Syukri, ST., MT., menandatangani kerja sama ini sebagai simbol komitmen jangka panjang universitas dalam mendukung pembangunan daerah melalui transfer ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sesi inti kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan RAB yang berfokus pada detail pembangunan gedung kantor desa. Salah satu anggota tim pelaksana PKM, Ir. Heri Sismoro, S.T., M.T., menekankan urgensi pelatihan ini dalam wawancaranya dengan media. “Penyusunan RAB yang realistis dan efisien sangat krusial,” ujar Ir. Heri. “Kami berharap, staf Desa Arjasari dapat mandiri dalam membuat RAB, sehingga mereka bisa mengelola anggaran pembangunan dengan lebih baik, baik itu dari Dana Desa maupun bantuan anggaran dari pemerintah daerah. Ini akan memperkuat tata kelola keuangan desa.”

Baca Juga:  Presiden Minta Pramuka Harus Jadi Pelopor Disiplin Prokes

Kantor Desa Arjasari yang terletak di ketinggian 700-1000 meter di atas permukaan laut merupakan pusat pelayanan publik vital. Dengan fasilitas kantor yang representatif dan dibangun dengan perencanaan anggaran yang matang, pelayanan kepada masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan nyaman. Pembangunan ini juga diharapkan mampu menjadikan kantor desa sebagai pusat kegiatan sosial dan edukasi bagi warga setempat, serta mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Arjasari secara keseluruhan.

Tim PKM Universitas Sangga Buana YPKP Gelar Pelatihan RAB, Dukung Pembangunan Kantor Desa Arjasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung.

Manfaat jangka panjang dari PKM ini tidak hanya terbatas pada peningkatan kapasitas staf desa, tetapi juga diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan di Desa Arjasari. Desa ini dikenal kaya akan potensi alam dan sumber daya, yang dapat dimaksimalkan dengan pengelolaan anggaran yang lebih baik.

Kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen USB YPKP dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi: Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Melalui inisiatif seperti ini, USB YPKP terus berupaya menjadi agen perubahan positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Desa Arjasari, Rosiman, S.IP yang akrab disapa Uwa Ros, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim dosen USB YPKP. “Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Ilmu yang diberikan sangat praktis dan langsung bisa kami terapkan. Ini adalah langkah maju bagi Desa Arjasari dalam mewujudkan pembangunan yang lebih transparan dan akuntabel,” pungkas Uwa Ros.
(GMS)

Editor & Penerbit: Den.Mj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *