BIIFEST 2026 Sukses Guncang Bogor, Syiar Islam Tembus Pasar Internasional

Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi, saat memberikan penghargaan di panggung utama BIIFEST 2026 didampingi tokoh ICMI Prof.(Horn) Dr. Kun Nurachadijat SE., MBA. Simbol keberhasilan kolaborasi lintas generasi.

SOROTRAKYAT.COM | KOTA BOGOR — Kemeriahan bulan suci Ramadan di Kota Bogor dalam bentuk Bogor ICMI Islamic Festival (BIIFEST) 2026 di Mall Botani Square, mencapai puncaknya. Acara yang dibuka oleh Prof Dr Arif Satria, Ketum Pengurus Pusat ICMI dan ditutup secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi pada Minggu (1/3/2026) ini, berlangsung selama 10 hari, sukses mencuri perhatian dunia internasional.

Denny Mulyadi menyampaikan kebanggaannya atas peningkatan signifikan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda. Perluasan lokasi kegiatan mulai dari Mall Botani Square hingga Balai Kota, Kantor Kemenag, dan Gedung DPRD menjadi bukti inklusivitas festival ini.

banner 325x300

“BIIFEST 2026 menunjukkan kemajuan luar biasa. Bahkan, kompetisi ICMI International Film Festival diikuti peserta dari mancanegara seperti Dubai, Prancis, Afrika Selatan, hingga Amerika Serikat. Ini wujud nyata ICMI Kota Bogor dalam berinovasi mengisi Ramadan,” ujar Denny.

Sentuhan Sang Pencetus: Modernisasi Syiar

Suasana penuh khidmat dan antusiasme warga saat penutupan BIIFEST 2026 di Mall Botani Square. Terlihat deretan trofi penghargaan bagi para pemenang kompetisi.

Kesuksesan BIIFEST 2026 yang kedua diketuai oleh Dr. Karmanah ini, tak lepas dari tangan dingin Prof.(Horn) Dr. Kun Nurachadijat SE., MBA., sosok pencetus ide di balik festival ini. Saat ditemui di sela-sela acara, Prof. Kun mengungkapkan bahwa BIIFEST dirancang untuk meredefinisi cara umat Muslim berdakwah di era modern.

“BIIFEST bukan sekadar seremoni tahunan. Sejak awal saya mencetuskan ide ini, tujuannya adalah membangun jembatan antara nilai spiritualitas dengan ekonomi kreatif dan teknologi. Kita ingin menunjukkan bahwa Islam itu rahmatan lil ‘alamin yang keren, global, dan melek industri. Apalagi dengan diikutsertakan lomba Film Pendek dimana peserta film dari berbagai benua ini, adalah sinyal kuat bahwa narasi dan spirit dari Bogor bisa mewarnai peradaban dunia,” ujarnya.

Ditegaskan nya, “juga BIIFEST ini harus menjadi destinasi pariwisata pula seperti Cap Go Meh yang menjelma menjadi Bogor Street Festival setelah ‘disuntik’ pasukan Paskibraka Kota Bogor. Dari tudingan perayaan khusus agama tertentu, dengan adanya pasukan Paskibraka, Cap Go Meh menjadi giat acara Nasional. Apalagi BIIFEST, ia pun harus bisa seperti itu,” tegas Profesor atas Metodologi Visi Merah Putih ini.

Baca Juga:  SCENE 2021, Diharap Banyak Bermunculan Film-film yang Menginspirasi

Beliau juga menambahkan bahwa tema “Celebrate Life Together” yang mendapat dukungan penuh Harlan Bestari Bengardi ini, sengaja dipilih untuk menguatkan persiapan menuju Indonesia Emas 2045. “Kita sedang mencetak generasi unggul yang tidak hanya hafal tapi paham substansi nilai agama, sehingga dakwah Islam menjadi kompetitif secara internasional,” imbuhnya.

Dalam penutupan tersebut, penghargaan bergengsi diberikan kepada sejumlah tokoh. Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, dinobatkan sebagai Tokoh Cendekia kategori Perempuan Inspiratif. Dedikasi Yantie dalam membangun masyarakat religius dan berkeadilan menjadi alasan utama pemberian penghargaan ini.

Selain itu, Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, meraih penghargaan kategori Kepemimpinan Publik. Ia dinilai sukses memimpin legislatif dengan dukungan penuh terhadap pembangunan karakter masyarakat.

“Langkah ICMI Orda Kota Bogor mengemas kegiatan keagamaan dengan sentuhan ekonomi kreatif adalah model syiar yang luar biasa bagi masyarakat modern,” puji Adityawarman.

Magnet Ekonomi dan Budaya
Selama 10 hari, BIIFEST 2026 menyajikan perpaduan unik antara Islamic Workshop, Bazaar UMKM, hingga kompetisi seni seperti Qasidah dan Marawis. Tak lupa, sisi kemanusiaan tetap menjadi prioritas melalui santunan anak yatim dan pemberian penghargaan kepada insan cendekia.

Dengan berakhirnya BIIFEST 2026, Kota Bogor kembali mengukuhkan diri sebagai pusat kolaborasi lintas generasi yang mampu menyelaraskan tradisi keagamaan dengan tuntutan zaman. (FY)

ICMIBogor #KotaBogor #CelebrateLifeTogether #RamadanInBogor #EkonomiKreatif #IndonesiaEmas2045 #SorotRakyat

Editor & Penerbit: Den.Mj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *