Dedie Temui Pedagang Bunga Potong, Sampaikan Penataan di Baranangsiang

Sorotrakyat.com | Kota Bogor – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim berdialog dengan 13 pemilik kios tanaman bunga potong di Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Jalan Bina Marga, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kamis (20/1/2022).

Di awal dialog dengan para pedagang, Dedie menyampaikan bahwa ke depan kawasan Baranangsiang akan berubah. Mulai dari penataan Terminal Baranangsiang hingga rencana Transit Oriented Development (TOD).

banner 325x300

Sebagai pintu masuk menuju Kota Bogor, kawasan Baranangsiang bakal berevolusi menjadi lebih tertata. Termasuk kesiapan dalam bidang transportasi, seperti LRT, Tram, dan angkutan kota terpadu lainnya.

“Kita hanya tinggal menunggu arahan dari pemerintah pusat seperti apa. Yang jelas kawasan Baranangsiang ini akan lebih ditata menjadi lebih baik lagi,” jelas Dedie dihadapan para pedagang.

Termasuk penataan lapak para pedagang bunga potong di TPS tersebut. Namun, bukan berarti tak ada kebijakan yang solutif. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, kata Dedie, akan mengakomodir para pedagang ke arah yang lebih sesuai.

Semisal mengintegrasikan para pedagang dengan konsep TOD yang nantinya akan berdiri di sebagian Jalan Binamarga. Hal itu mungkin saja dilakukan dengan persyaratan yang sesuai.

“Seperti membuat koperasi. Dengan adanya koperasi artinya ada peluang dari gabungan pedagang ini berbadan hukum. Kalau sudah berbadan hukum, mau minta apa saja lebih mudah,” tegasnya.

Termasuk permintaan untuk membuat lapak para pedagang bunga potong ini menjadi lebih rapi dan tertata. Untuk itu Dedie meminta dinas terkait termasuk aparat di wilayah untuk memberikan solusi jangka pendek kepada para pedagang.

Disamping itu, Dedie juga mengingatkan kepada para pedagang untuk menumbuhkan kesadaran diri. Yakni dalam hal menjaga lingkungan TPS bersih dari limbah hasil produksi.

Baca Juga:  JKPI, Perpusnas dan ANRI Jalin Kerja Sama Kelola Dokumentasi dan Arsip

“Biar bagaimanapun juga, kesadaran kebersihan ini tetap harus dijaga. Kadang saya melihat bekas – bekas styrofoam atau bunga papan ini terlihat dari pinggir tol Jagorawi. Tolong, ini menjadi tanggung jawab sosial bersama,” ungkapnya.

Dalam dialog, Dedie juga didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DinKUKMDagin) Kota Bogor, Ganjar Gunawan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Atep Budiman, Camat Bogor Timur dan Lurah Baranangsiang. (Red)

Editor & Penerbit : Den.Mj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *